Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengecek tumpukan sampah
yang menggunung di pinggir Kali Bakti, Kelurahan Gedong Panjang,
Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Berdasarkan pantauan di
lokasi, Jokowi meninggalkan rumah dinasnya pada 09.30 WIB dan tiba di
lokasi tersebut pada 10.15 WIB. Mobil Jokowi berhenti di sebelah Halte
Busway Pakin dan tak lama Jokowi melangkah keluar menuju gunungan sampah
di pinggir kali tersebut.Sekitar lima menit, Jokowi berdiri di
atas tumpukan karung-karung sampah dan kayu-kayu bekas untuk mengecek
kondisi kali yang dipenuhi sampah.
tahun ini rencananya Pemprov DKI Jakarta akan meremajakan sebanyak 150 truk pengangkut sampah.
Dengan peremajaan yang dilakukan, diharapkan dapat menunjang mobilitas pengangkutan sampah yang kerap terkendala karena kerusakan armada pengangkut sampah. "Saya hampir setiap hari mengecek ke sini. Kita mau tambah truk sampah. Tahun ini, sebanyak 150 sampah akan diremajakan," ujar Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta, saat meninjau tumpukkan sampah di Kali Mati, Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (27/1).Diakui Jokowi, saat ini, Pemprov DKI masih kekurangan armada pengangkut sampah. Sehingga durasi pengangkutan sampah pun kerap terkendala. "Kita memang masih kekurangan truk, tapi memang perlu kita bersihkan total," katanya.
Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Unu Nurdin membenarkan akan adanya peremajaan truk pengangkut sampah. "Betul ada peremajaan, tapi tidak ada penambahan armada," ucapnya. Sedangkan untuk pengangkutan sampah dari Kali Mati, dikatakan Unu, pihaknya menterahkan hal itu kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta. Dikatakan Unu, permasalahan sampah bukan hanya tugas dari Pemprov DKI tetapi juga harus ada peran dari masyarakat. "Masalah sampah akan tuntas apabila masyarakat tertib membuang sampah," ucapnya.Saat ini, ditambahkan Unu, pihaknya sudah mulai membersihkan sampah yang terdapat di pinggir Kali Mati. Pihaknya juga mengerahkan satu eskavator untuk membantu membersihkan sampah di kali tersebut. (bj/kom)
Dengan peremajaan yang dilakukan, diharapkan dapat menunjang mobilitas pengangkutan sampah yang kerap terkendala karena kerusakan armada pengangkut sampah. "Saya hampir setiap hari mengecek ke sini. Kita mau tambah truk sampah. Tahun ini, sebanyak 150 sampah akan diremajakan," ujar Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta, saat meninjau tumpukkan sampah di Kali Mati, Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (27/1).Diakui Jokowi, saat ini, Pemprov DKI masih kekurangan armada pengangkut sampah. Sehingga durasi pengangkutan sampah pun kerap terkendala. "Kita memang masih kekurangan truk, tapi memang perlu kita bersihkan total," katanya.
Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Unu Nurdin membenarkan akan adanya peremajaan truk pengangkut sampah. "Betul ada peremajaan, tapi tidak ada penambahan armada," ucapnya. Sedangkan untuk pengangkutan sampah dari Kali Mati, dikatakan Unu, pihaknya menterahkan hal itu kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta. Dikatakan Unu, permasalahan sampah bukan hanya tugas dari Pemprov DKI tetapi juga harus ada peran dari masyarakat. "Masalah sampah akan tuntas apabila masyarakat tertib membuang sampah," ucapnya.Saat ini, ditambahkan Unu, pihaknya sudah mulai membersihkan sampah yang terdapat di pinggir Kali Mati. Pihaknya juga mengerahkan satu eskavator untuk membantu membersihkan sampah di kali tersebut. (bj/kom)
