MARUNDA- Pemberian fasilitas khusus di Rusun Marunda, Cilincing Jakarta Utara bagi pengungsi banjir di kawasan Muara Baru maupun Waduk Pluit,Penjaringan membuat warga korban banjir terus berdatangan untuk mendapatkan tempat dirusun itu.Hari ini sekitar pukul 17.30 sore sedikitnya ada 158 KK dari Muara Baru, Penjaringan berdatangan dengan menggunakan lima unit armada Busway. Para korban pengungsi dengan membawa bekal tas berisikan baju langsung menuju ke Rusun Marunda.
"Info yang kami dapat sedikitnya ada 158 KK dari korban banjir di Muara Baru yang akan masuk ke Rusun hari ini" kata Kusnendar Ka Pengelolah Rusun Marunda. Dan mereka yang sudah terdaftar ini langsung bisa menempati rusun. Apalagi para penghuni rusun ini langsung mendapatkan fasilitas seperti kasur, kulkas, televisi, kompor gas, dan perabotan dapur.
Neni 34, warga Muara Baru, Penjaringan sangat senang dengan rumah tinggal baru dan suasana baru. Apalagi relokasi ini dilakukan beramai-ramai dan sudah saling mengenal. "Yang bikin senang kami semua saling mengenal, ditambah lagi mendapatkan fasilitas" ujarnya.
Sementara itu, Ali Mudatsir Lurah Marunda menyambut baik berdatangannya warga korban banjir di Muara Baru untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak di Rusun Marunda. Apalagi baginya warga yang masuk ke wilayahnya ini sudah banyak yang mengenalnya, mengingat dirinya pernah menjadi lurah di Penjaringan.
"Sebagian warga korban banjir sudah mulai berdatangan, dan ini termasuk rombongan yang ketiga" ujarnya. Sebelumnya pada rombongan awal tercatat ada 37 KK atau 159 jiwa, kedua 29 KK atau 110 jiwa. Dan rombongan ketiga tercatat ada 125 KK dari 159 KK yang mendaftarkan diri di wilayah Muara Baru.
Hingga malam ini nampak petugas Rusun Marunda sedang melakukan pendataan penghuni rusun guna menempatkan ke kamar yang sudah disiapkan. (Bian)
"Info yang kami dapat sedikitnya ada 158 KK dari korban banjir di Muara Baru yang akan masuk ke Rusun hari ini" kata Kusnendar Ka Pengelolah Rusun Marunda. Dan mereka yang sudah terdaftar ini langsung bisa menempati rusun. Apalagi para penghuni rusun ini langsung mendapatkan fasilitas seperti kasur, kulkas, televisi, kompor gas, dan perabotan dapur.
Neni 34, warga Muara Baru, Penjaringan sangat senang dengan rumah tinggal baru dan suasana baru. Apalagi relokasi ini dilakukan beramai-ramai dan sudah saling mengenal. "Yang bikin senang kami semua saling mengenal, ditambah lagi mendapatkan fasilitas" ujarnya.
Sementara itu, Ali Mudatsir Lurah Marunda menyambut baik berdatangannya warga korban banjir di Muara Baru untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak di Rusun Marunda. Apalagi baginya warga yang masuk ke wilayahnya ini sudah banyak yang mengenalnya, mengingat dirinya pernah menjadi lurah di Penjaringan.
"Sebagian warga korban banjir sudah mulai berdatangan, dan ini termasuk rombongan yang ketiga" ujarnya. Sebelumnya pada rombongan awal tercatat ada 37 KK atau 159 jiwa, kedua 29 KK atau 110 jiwa. Dan rombongan ketiga tercatat ada 125 KK dari 159 KK yang mendaftarkan diri di wilayah Muara Baru.
Hingga malam ini nampak petugas Rusun Marunda sedang melakukan pendataan penghuni rusun guna menempatkan ke kamar yang sudah disiapkan. (Bian)

