Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , » Kadis P2B Bantah Oknum Petugasnya Pamer Kemaluan

Kadis P2B Bantah Oknum Petugasnya Pamer Kemaluan

Posted by JAKARTA UTARA on Selasa, 19 Maret 2013

Kepala Dinas Pengawas dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI Jakarta, I Putu Ngurah Indiana, membantah bahwa yang melakukan tindakan pelecehan seksual dan kekerasan pada seorang warga saat melakukan pembongkaran adalah stafnya.Menurut Putu, dari foto pelaku yang ditunjukkan oleh para warga sudah dilakukan pengecekan kepada para stafnya.

"Saya tegaskan di sini, dari foto pelaku yang ada, saya sudah lakukan pengecekan ke seluruh staf, bahwa pelakunya bukanlah dari pihak Dinas P2B, Sudin P2B Jakut, maupun Kasie Kecamatan Penjaringan Sudin P2B Jakut," kata Putu ditemui di Ruang Pola, Kantor Camat Penjaringan, Jalan Pluit Raya No 5, Penjaringan, Jakarta utara, Selasa (19/3) siang.

Menurut Putu, pihaknya meyakini bahwa stafnya sampai berani melakukan hal tidak senonoh itu. Pasalnya hal tersebut adalah pelecehan besar."Kalau itu adalah staf kami, sudah pasti berikan teguran keras, untuk itu, sebaiknya kasus ini dilaporkan kepada pihak kepolisian agar bisa diproses dan dicari pelakunya, karena perlakuan tersebut sudah merupakan tindakan kriminal," kata Putu.

Sementara, Erna (35), warga Jalan Gedong Panjang Raya No 42, Penjaringan, Jakarta Utara, korban yang mengalami pelecehan seksual dan tindakan kekerasan itu saat ditemui enggan berkomentar.Saat itu Erna hadir dalam pertemuan antara warga Jalan Gedong Panjang dengan Wali Kota Jakarta Utara; Bambang Sugiyono, Kepala Dinas P2B DKI Jakarta; I Putu Ngurah Indiana, Kepala Suku Dinas P2B Jakarta Utara; Bambang Sudjimanto, Suku Dinas PU Jalan Jakarta Utara; Djoko S, dan Kepala Suku Dinas PU Tata Air; Sisca Hermawati.

Erna datang dengan mengenakan baju putih tipis, celana panjang putih, dan tas coklat. Ia juga mengenakan sebuah headset di telinga kanannya. Selain itu jari manis tangan kirinya tampak masih diperban.Seusai acara saat ingin diwawancara ia mengelaknya. "Jangan sama saya lagi, sama yang lain saja," kata Erna sambil berjalan ke luar ruangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Erna mendapatkan perlakuan tidak senonoh dan kekerasan oleh oknum yang diduga petugas Sudin P2B Jakarta Utara.Peristiwa yang terjadi dua pekan lalu itu, oknum itu mengeluarkan alat kelaminnya kepada Erna dan oknum lainnya mematahkan jari manis tangan kirinya, ketika Erna mencoba menghalangi pembongkaran tempat usahanya.(wkt/bian)

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas