PENJARINGAN-Rencana pembangunan jalan tol Tanjungpriok seksi North South dari Jalan Yos Sudarso sampai Pelabuhan Tanjungpriok, akhirnya tidak sampai mengakibatkan dibongkarnya makam mbah Priok.Hal tersebut diutarakan oleh Wali Kota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono usai pertemuan dengan pihak Pelindo dan ahli waris makam mbah Priok beberapa waktu lalu."Beberapa waktu lalu kami sudah fasilitasi antara Pelindo sebagai hak pemegang lahan dan ahli waris makam. Mbah Priok yang lahannya terkena proyek tol tersebut," kata Bambang ditemui di Kantor Camat Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (19/3).
Dari pertemuan itu, menurut Bambang, dua pihak sepakat tidak ada penggusuran makam mbah Priok. Dari ahli waris sendiri meminta agar makam dan tempat peziarah tetap ada.
"Proyek akan terus berjalan dengan ketinggian tol tertentu agar tidak menyinggung makam dan fasilitas peziarah. Pihak Pelindo juga telah menerima ini, nanti Pelindo akan buat skema turunnya jalan tol itu disesuaikan, ini hanya masalah teknis saja," katanya.Jalan tol tersebut sepanjang 2,2 kilometer dari Jalan Yos Sudarso hingga Pelabuhan Tanjungpriok.Nantinya dengan adanya tol tersebut diharapkan bisa mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di sekitar kawasan Pelabuhan Tanjungpriok.(wkt/bian)
Makam Mbah Priok Tidak Akan Digusur
Posted by JAKARTA UTARA on Selasa, 19 Maret 2013
| Kang Lintas |
|
Label:
Kliping Berita,
News,
Utama

