Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , » Oknum Petugas P2B Jakut Pamer Alat Kelamin

Oknum Petugas P2B Jakut Pamer Alat Kelamin

Posted by JAKARTA UTARA on Senin, 18 Maret 2013

Aparat pemerintah seharusnya bisa memberikan contoh yang baik kepada warga. Namun, seorang oknum yang diduga petugas dari Sudin Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Jakarta Utara, justru melakukan tindakan tak bermoral dengan mempertontonkan alat kelaminnya kepada penyewa bangunan yang hendak dibongkarnya berinisial Er (35).

Er (35) mengatakan, kejadian memalukan ini terjadi sekitar dua pekan lalu saat dirinya berusaha menghalangi petugas untuk melakukan pembongkaran bangunan yang disewanya di Jl Gedong Panjang Raya No 42, Penjaringan, Jakarta Utara. Namun, aksinya itu tidak menyurutkan niat petugas tersebut. Dirinya pun berusaha mengabadikan aksi eksekusi bangunan itu dengan kamera ponsel untuk bukti kepada pemilik bangunan yang disewanya.

Sialnya, saat tengah mengabadikan gambar, tiba-tiba oknum petugas itu membuka resleting celana dan mengeluarkan alat kelaminnya ke arah Er. Bahkan, oknum tersebut malah menantang meminta difoto. Kontan saja, Er langsung mengabadikan gambar alat kemaluan tersebut. "Saya ambil gambar sebagai bukti ke pemilik bangunan kalau bangunannya dibongkar. Tiba-tiba dia (petugas) mengeluarkan penisnya dan menantang minta difoto," keluh Erna, Senin (18/3).

Selain dilecehkan, jari tangan Er juga dipelintir oleh oknum petugas saat ia berusaha menanyakan siapa yang bertanggung jawab melakukan pembongkaran. "Jari saya dipelintir hingga patah. Saya sudah cek ke Rumah Sakit Pluit, dan hasil visumnya jari manis sebelah kiri patah. Saya tidak tahu siapa yang bongkar, makanya saya tanya ke petugas," katanya.

Ipong Wijaya (50) saksi sekaligus korban pembongkaran menuturkan, dirinya menduga petugas yang mengeluarkan alat kelamin itu oknum P2B Jakarta Utara. Sebab, sebelum dilakukan pembongkaran, pihaknya telah mendapatkan surat pembongkaran dari Sudin P2B Jakarta Utara. "Dia (petugas) menunjukkan alat kelaminnya ke Er, biar Er takut dan mundur. Saat itu keadaannya rame dan banyak orang. Kami minta kejelasan pak, kenapa ini dibongkar?" tanyanya.

Menanggapi hal itu, Kasie Penertiban P2B Jakarta Utara, Febriana Tambunan mengaku, tidak yakin itu merupakan petugas Sudin P2B Jakarta Utara. Meski begitu, pihaknya akan menelusuri adanya pelecehan seksual tersebut. "Bangunan tersebut hanya dibongkar bagian pagar maupun kanopinya lantaran ada proyek normalisasi Kali Opak dan juga tidak sesuai perizinan. Tapi, saya tidak yakin petugas dari P2B, itu mengada-ngada saja. Belum tentu juga petugas, buktikan dulu kebenarannya. Selama ini tidak ada petugas seperti itu. Kita akan coba menelusurinya, tapi harus ada bukti orangnya, fotonya. Kalau memang terbukti baru kita kenakan sanksi. Tapi, kewenangannya bukan kami yang berikan sanksi," tandasnya.

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas