CILINCING- Komunitas Pelajar dan remaja peduli lingkungan Jakarta Utara siap menjadi motor penggerak dan memerangi sampah sebagai bentuk kepedulian guna menjadi kelestarian dan kebersihan pada lingkungannya. Hal ini disampaikan para pelajar usai mengikuti pelatihan dan sosialisasi tentang Cinta lingkungan dan Cinta Tanah Air.
"Usai dari kegiatan ini kami ingin mengajak teman-teman semua bergerak untuk perang dengan sampah. Karena sampah inilah banyak merusak lingkungan kita" kata Sobari 18, siswa SMK 55 Cilincing Jakarta Utara.
Senada disampaikan Fitri 17 siswa SMK di Cilincing menyatakan hal serupa, agar rekan-rekan bisa bersama-sama menjadi lingkungan di Jakarta Utara bersih dan bila perlu para pelajar siap untuk melakukan aksi bersih massal
"Kami tak ingin lingkungan jadi rusak,banjir dan kotor. Karena itu tangan-tangan kami inilah yang akan membersihkan lingkungan kami sendiri" ujarnya.
Bahkan ia berencana akan mengajak teman-temannya yang sudah mendapat pengetahuan tentang tanggung jawab lingkungan menggelar kerja bakti massal atau mengkampanyekan tidak membuang sampah ke Jalan atau buang sampahlah pada malam hari dan bebaskan Jakut dari Sampah.
Salsa 45, Salah satu guru pembimbing SMK Darma Putra Jakarta Utara menyambut baik etikad para pelajar ini untuk membangun kesadaran peduli pada sampah di lingkungan. Dengan penuh harapan,anak pelajar ini bisa menjadi motivator maupun insirasi teman-temannya untuk peduli pada lingkungan.
"Ditangan mereka inilah lingkungan mau bersih dan sehat. Jika itu sudah dimulai maka teman lainnya akan mengikuti" tungkasnya.
