Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   
Home » , , » RT/RW Kampung Beting Minta Pemda Tak Diskriminasi

RT/RW Kampung Beting Minta Pemda Tak Diskriminasi

Posted by JAKARTA UTARA on Rabu, 13 Maret 2013

Koja- Setelah 29 tahun menanti dibentuknya RT/RW serta Identitas kependudukan resmi akhirnya warga kampung Beting,Tugu Utara kini bisa mendapatkannya. Dan Kampung Beting Masuk menjadi lingkungan RW 19 Tugu Utara, Koja Jakarta Utara. Ini menjadi kebahagian tersendiri bagi warga Kampung Beting yang telah lama terbelenggu.

Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiono bersama Edison Sianturi Kasudin Dukcapil Jakut langsung membuka pelayanan KTP Mobile sekaligus tasakuran dibentuknya RW resmi di wilayah tersebut. Dalam sambutannya Bambang Sugiono berharap dengan memiliki indetitas KTP dan KK baru ini dapat memperjelaskan status kependudukannya.Dan wilayah yang termasuk kantong-kantong pemukiman yang ilegal selama ini akan dilegalkan status kependudukanya bukan tanahnya. Seperti RT/ RW yang tertera pada KTP. Tujuan supaya orang-orang yang ada pemukiman itu tercatat dan jelas. "Jadi dengan kepemilikan RT/RW serta KTP maka akan memperjelas status si orang itu tinggal"ujar Bambang Sugiono.

Sementara itu, Ricardo Hutahaean Ketua RW 19 Tugu Utara berharap dengan terbentuknya RT/RW serta pemberian KTP kepada warganya telah membuka angin baru bagi warganya yang selama ini terbelenggu cukup lama. Tetapi ia meminta agar Penda DKI Jakarta tidak diskriminasi atau membeda-bedakan dalam hal fasilitas maupun jaminan sosial.Dan harus sama dengan RT/RW yang ada di wilayah lainnya.

"Kami hanya berharap perhatian Pemda khususnya para Ketua RT,RW dan LMK kami mendapatkan hak yang sama untuk operasional. Begitu juga pembangunan fasilitas sosial lainnya. Jangan nantinya kami jadi RT/RW boneka yang tidak mempunyai fasilitas maupun hak yang sama dengan RT/RW lainnya" ujar Ricardo.

Seperti contoh,jika diwilayah kami ada ditemukan korban gizi buruk,lantaran tak ada fasilitas kesehatan dan sosial akhirnya menjadi persoalan lingkungan yang berdampak pada kebijakan kesehatan, akhirnya kami dianggap tidak loyal dan peduli. " Untuk itulah hak kami sebagai wilayah resmi harus sama dengan wilayah lain, sehingga ada persoalan bisa cepat ditanggulangi"kata Ricardo.

Kampung Beting Tugu Utara ini masuk RW 19 Tugu Utara dengan jumlah penduduk 2.700 jiwa dari 823 KK. Dan ada 1.663 wajib KTP DKI yang akan di balikkan ke status tinggalnya sekarang ini.

SHARE :
Kang Lintas
 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas