Pemerintahan    Pendidikan    Kesehatan    Pariwisata    Perhubungan    Pelabuhan    Dukcapil    Damkar    PU Jalan    PU Air    LMK    KBN    PKK    BPN    PMS    P2B    Tokoh   

Andyka dan Taufik Bersaing 'Panas' Rebut Kursi DPRD

TANJUNG PRIOK - Dua politisi Partai Gerindra DKI Jakarta yaitu M.Taufik dan S.Andyka bersaing secara ketat dalam penghitungan suara di sejumlah Kelurahan di Jakarta Utara. Kantor Kelurahan sebagai tempat Panitia Penghitungan Suara (PPS) pada pemilihan umum (Pemilu) untuk Anggota DPD, DPRD dan DPR RI terus ramai. Pasalnya, dikantor itulah saat ini sedang berlangsung penghitungan suara. 

Hasil sementara, pantauan jakartautara.co suara Andyka calon legislatif (Caleg) nomor enam dari partai Gerindra dapil tiga meliputi kecamatan Tanjung Priok, Pademangan dan Penjaringan bersaing ketat dengan rival satu partainya pada dapil yang sama, M.Taufik, Caleg Nomor satu. 

Di kantor PPS Kelurahan Sunter Agung dari 10 kotak Tempat Pemungutan Suara (TPS, 01 sd 10) Andyka mendapatkan 93 suara pemilih untuk sementara mengungguli M.Taufik. Sedangkan M.Toufik mendapatkan 49 suara ditempat yang sama dengan dengan jumlah kotak suara yang sama. 

M. Taufik

Andyka kembali unggul di PPS Sungai Bambu. Dari hasil penghitungan suara sementara DPRD DKI Jakarta di 6 TPS yaitu TPS 04, 05, 06, 07, 08 dan 09  Kelurahan Sungai Bambu, suara Andyka berjumlah 47 suara. Sedangkan suara M.Toufik berjumlah 23 suara. 

"Di Warakas suara Pak Andyka dan Pak Taufik terus saling salip. Selisihnya pun tidak banyak mereka saling kejar mengejar. Sudah 20 kotak suara yang dihitung. Kalau sampai sekarang pasti sudah lebih dari 20 kotak suara," kata Idam, 40, salah seorang warga Warakas, Minggu (13/4/2014).

Warga warakas lainnya yang merupakan simpatisan Caleg Andyka nampak
S. Andyka
kecewa dan marah di kantor Kelurahan Warakas dimana saat itu saksi dan anggota PPS setempat sedang istirahat usai penghitungan suara.

"Saya minta formulir C1 di buka dan dihitung ulang. Saya heran kenapa hasil penghitungan suara Andyka dengan Taufik di sini (Kelurahan) berbeda dengan penghitungan suara di TPS 16 dan 17. Saya mengetahui karena TPS tersebut berada di RT saya dan saya warga disana," ujar warga Warakas yang sedang emosi itu. 

M. Taufik dan Andyka sama-sama Caleg incumbent dari Partai Gerindra mereka juga berdomisili di tempat yang sama di Warakas, Jakarta Utara. Dalam karier politiknya M.Tufik menduduki Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta sedangkan Andyka sebagai Ketua DPC Gerindra Jakarta Utara. 









Kampanye Ditempat Terbuka, Massa Andyka Penuhi Jalan Bugis

KEBON BAWANG - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jakarta Utara memilih kampanye di tempat terbuka. Jalan Bugis Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (21/3/2014) menjadi titik berkumpulnya massa dan simpatisan. Ratusan massa yang datang umumnya menggunakan motor dengan memakai atribut partai bernomor Enam memenuhi sepanjang jalan Bugis.

Massa yang berkumpul di Jalan Bugis sejak pagi dihibur musik dangdut yang dinyanyikan oleh sejumlah artis lokal. Selain itu panitia juga menyiapkan jajanan tradisional secara gratis. Sekitar pukul 14.00 WIB kader dan simpatisan gerindra Jakarta Utara mulai bersorak sorai menyambut kedatangan S.Andyka, sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Utara sekaligus Calon Legislatif (Caleg) DPRD DKI Jakarta.

Caleg incumbent Partai Gerindra dengan nomor enam ini memiliki daerah pemilihan tiga meliputi Kecamatan Tanjung Priok, Pademangan dan Penjaringan. Pada kesempatan itu, Andyka optimis Partainya dapat meraih hati masyarakat Jakarta Utara. Sehingga mampu meraih target empat kursi di Jakarta Utara dan berkontribusi secara nasional mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI 2014.

Andyka yakin dengan semangat perubahan dan pembinaan kader partai yang dianjurkan untuk membantu masyarakat baik di bidang kesehatan, pendidikan, kependudukan dan pembangunan dapat dirasakan manfaatnya. "Kami tidak obral janji, kami kerja nyata. Kami membentuk tim pendampingan untuk membantu urusan masyarakat Jakarta Utara. Seperti urusan kependudukan seperti akta lahir sudah lebih dari 2.700 buah yang telah kami kerjakan untuk masyarakat," ucap Andyka.

Ia berharap masyarakat tidak salah pilih caleg pada tanggal 9 April mendatang. "Jangan pilih kucing dalam karung, jangan pilih caleg yang hanya obral janji, yang belum teruji kemampuannya," tandasnya. Andyka berharap jika dirinya terpilih kembali sebagai anggota DPRD DKI Jakarta akan lebih melayani masyarakat dan menyempurnakan kinerja timpendampingan.

Sementara itu, Kosim, 37, salah seorang warga Kebon Bawang mengaku dirinya mengenal dengan baik sosok S.Andyka. Menurutnya, Andyka sosok yang mau merakyat dan merangkul semua lapisan masyarakat. "Beliau orangnya sangat terbuka bahkan kediamannya di Warakas tidak pernah sepi dari tamu mana saja. Berbagai urusan dan aspirasi masyarakat ditampung dan ditindaklanjuti dengan baik," akunya.


http://www.jakartautara.co/2014/02/aksi-kegiatan-gerindra-jakarta-utara.html
http://www.jakartautara.co/2014/02/hut-gerindra-di-jakut-1000-peserta.html

Aksi Kegiatan Gerindra Jakarta Utara

WARAKAS - Sedikitnya 1000 Orang dari berbagai lapisan masyarakat mengikuti olahraga bersama yang di gelar Partai Gerindra Jakarta Utara, di Jalan Warakas I, Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (2/2/2014). Olahraga berupa senam bersama dan jalan santai dalam rangka memperingati HUT Ke Enam Partai Gerindra.  Berikut sejumlah aksi yang berhasil dihimpun jakartautara.co.


1. Panitia Senam bersama dan kader Partai Gerindra Jakarta Utara serta Tim pemenangan S.Andyka foto bersama di panggung utama, jalan Warakas I, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

2.  S.Andyka (kaos putih - celana merah) mengambil doorprize hadiah utama usai melaksanakan senam dan jalan santai bersama keliling kampung Warakas, Sungai Bambu, Papanggo dan sejumlah tempat lainnya. 










3. Ny. Rosianah, 37, salah seorang warga RT 06/7 Warakas yang mendapatkan hadiah utama berupa lemari es . Bersama Ny. Tito Ratna Jatiningsih, peserta senam lainnya mengatas namakan Majelis Talim Annisa dengan rombongannya sebanyak 30 orang mengaku terhibur dengan kegiatan yang di lakukan S.Andyka dengan Partai Gerindranya.  Menurut mereka, S.Andyka dikenal sosok yang dapat berbaur dengan semua lapisan masyarakat dan tidak sombong.




4.  Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Utara, S.Andyka  (dua dari kanan) juga sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta usai turun dari panggung utama senam dan jalan santai memenuhi permintaan warga dan simpatisan untuk melakukan foto bersama. Pria yang memiliki 105 posko pemenangan dirinya itu tersebar di tiga daerah pemilihan ( dapil) meliputi Kecamatan Tanjung Priok, Pademangan dan Penjaringan. 







5. S.Andyka bersama warga peserta senam dan jalan santai yang mendapatkan hadiah hiburan berupa jam dinding dan dispenser. Pada umumnya peserta yang hadir pada kesempatan itu berharap pada bulan April mendatang Andyka dapat meraih suara terbanyak sehingga dapat mewakili aspirasi masyarakat di tingkat Provinsi DKI Jakarta. 




HUT Gerindra di Jakut: 1000 Peserta Olahraga Bersama Pulang Bawa Hadiah

WARAKAS - Sedikitnya 1000 Orang dari berbagai lapisan masyarakat mengikuti olahraga bersama yang di gelar Partai Gerindra Jakarta Utara, di Jalan Warakas I, Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (2/2/2014). Olahraga berupa senam bersama dan jalan santai dalam rangka memperingati HUT Ke Enam Partai Gerindra. Pada kesempatan itu panitia menyiapkan puluhan hadiah hiburan dan beberapa hadiah utama seperti Lemari Es, TV Plat, Sepeda.

S.Andyka, Ketua DPC Partai Gerindra Jakarata Utara mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka HUT Partai Gerindra. Dan sekaligus merupakan rangkaian kegiatan pemenangan dirinya sebagai calon legislatif (Caleg) DPRD DKI Jakarta daearah pemilihan tiga meliputi Kecamatan Tanjung Priok, Pademangan dan Penjaringan.

"Ini Kegiatan bukan yang pertamakali, kedepan kami akan laksanakan yang lebih baik dan meriah untuk menghibur masyarakat Jakarta Utara. Pada kesempatan ini kami juga memberikan bantuan kepada masyarakat berupa Akta lahir, hingga kini sudah 2.000 lebih yang kami berikan kepada masyarakat melalui Tim Pemenangan kami yang dapat bekerjasama dengan Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara," ujar S.Andyka.

Sementara itu, Rosianah, 37, salah seorang warga RT 06/7 Warakas yang mendapatkan hadiah utama berupa lemari es dalam olahraga jalan santai itu, mengaku sangat gembira. "Alhamdulillah, senang sekali kebetulan kami belum memiliki kulkas jadi bisa di pakai sendiri sampai puas, sampai rusak," katanya. 

Ny. Tito Ratna Jatiningsih, peserta senam yang mengatas namakan Majelis Talim Annisa dengan rombongannya sebanyak 30 orang mengaku terhibur dengan kegiatan yang di lakukan S.Andyka dengan Partai Gerindranya. "Senang, dan bangga bisa olahraga dan mendapatkan hadiah, rencanaya bulan Maret akan ada kegiatan seperti ini lagi dan kami akan ikut kembali," akunya.

Dimata warga RW 07 Warakas itu, katanya, sosok Andyka orang yang dapat berbaur dengan semua lapisan masyarakat dan tidak sombong. "Bapak Andyka tidak sombong dan mudah ditemui oleh semua warga bila ada warga atau kelompok warga yang memerlukannya. Pak Andyka juga sering membantu warga baik di bidang pendidikan, kesehatan dan urusan kependudukan," jelasnya.

"Saya berharap Bapak Andyka dapat sukses pada pemilihan Caleg mendatang. Agar beliau dapat duduk kembali di DPRD dan dapat mewakili aspirasi masyarakat Jakarta, khususnya Jakarta Utara dan lebih khusus lagi masyarakat Warakas," harapnya.  



 

Anggota Dewan Prihatin Lihat Korban Banjir di Kasepatan

CILINCING- Kampung Kasepatan, Rorotan merupakan salah satu pemukiman warga yang dilanda banjir hingga ketinggian 1,5 meter. Sebanyak 450 KK atau 1.600 jiwa mengungsi ke lokasi yang aman dari banjir.

Kepedihan dan duka lara warga kampung kasepatan akibat banjir, membuat anggota DPRD DKI Jakarta beranjak untuk mengunjungi rumah-rumah mereka. Terutama masalah pendidikan anak-anak di lokasi tersebut. "Saya mendengar anak-anak disana belum bisa masuk sekolah lantaran peralatan dan perlengkapannya terendam banjir" kata Hj Neneng Hasanah Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta..

Setelah mendatangi rumah-rumah, anggota DPRD DKI ini akan segera membantu anak-anak di Kampung itu untuk kembali bisa bersekolah. "Kita sudah temui ketua warganya dan meminta data-data anak-anak yang perlengkapan dan peralatan sekolah hanyut hingga tak bisa sekolah. Dan besok! kita akan memberikan bantuan" kata Hj Neneng Hasanah sesaat meninjau ke salah satu rumah warga yang rumah terendam banjir hingga satu meter itu.

Neneng Hasanah,juga terperangah melihat banyak bendera partai, tapi justru bendera Merah Putih sebagai bendera Negeri ini justru kusam dan warnanya pudar. "Saya meminta kepada bapak! yang memimpin warga disini agar bendera Merah Putihnya di ganti dengan yang baru, agar warnanya cerah" pesannya kepada Tohir Ketua Blok Kampung Kasepatan, Rorotan. "Baik bu, nanti sore bendera Merah Putih ini saya ganti dengan yang baru dan bersih" ujar Tohir.

Selain mendatangi anak-anak, ia juga melihat kondisi para ibu-ibu yang masih banyak memiliki anak balitanya. Mengingat saat ini kondisi cuaca sedang hujan, ia meminta agar para ibu balita agar rajin mengecek kondisi kesehatan anak-anaknya di Puskesmas maupun di Posyandu.

"Banyak pelajaran penting yang bisa saya ambil, dari Kampung ini. Dan menjadi bahan referensi saya  dalam memberikan pandangan di rapat dewan nanti" katanya.

Bahkan ia sempat terkejut, selain melihat kondisi kampung yang padat dan kumuh ini, justru banyak relawan kesehatan posyandu ini usia manula. "Ini luar biasa, lihat saja kader kesehatannya usianya diatas saya, dan bukan saja saya yang malu melainkan yang muda-muda bisa menjadi contoh untuk meniru apa yang mereka sudah lakukan" tuturnya. Ironisnya lagi warga bercerita saat banjir hingga setinggi 1,5 meter mereka mengungsi di dalam box-box kontainer yang tak jauh dari pemukiman mereka.

Sementara itu, Tohir Ketua Blok Kasepatan maupun Dewi 34 dan Slamet sangat senang dan bahagia, lantaran wakil rakyat mau turun, berkeliling, dan mendatangi rumah-rumah warga untuk menanyakan kondisinya. Paling tidak masyarakat nantinya yang akan menilai. " Yaa baru kali ini ada anggota DPRD DKI Jakarta yang mau berkeliling dan menyambangi satu-persatu rumah warganya" ujar Dewi.

Rencananya anggota DPRD DKI Jakarta ini, senin lusa akan segera mendistribusikan bantuan peralatan dan pendidikan kepada anak-anak kampung Kasepatan, Rorotan yang hanyut terbawa arus banjir. (bian)

Caleg PAN Siap Ngantor di Kelurahan

Iwan Darmawan
PAPANGGO - Iwan Darmawan sebagai calon legislatif (Caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan tiga (dapil 3) Jakarta sepertinya sudah siap bertarung untuk merebut hati masyarakat Jakarta Utara pada pemilu mendatang. 

Sebagai caleg, Iwan tentunya telah mempersiapkan diri, dari berbagai hal. Selain aktif di organisasi masyarakat ia juga dekat dengan warga apalagi sebagai Ketua Lembaga Masyarakat (LMK) Papanggo, Jakarta Utara tentu saja menjadi modal dasar baginya. 

Bahkan pria asal Jakarta ini berkeinginan kelak bila terpilih menjadi anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) DKI Jakarta akan rutin setiap minggu, mengantor di kelurahan. 

"Bila saya dapat di percaya masyarakat menjadi salah seorang anggota dewan, saya akan rutin mengunjungi kantor kelurahan. Saya akan ngantor disana, sebab, Kelurahan adalah ujung tombak pemerintahan akan banyak aspirasi masyarakat yang dapat di serap disana," janjinya, kepada jakartautara.co, Sabtu (30/11/2013). 

Pria yang konsen mengurusi ekonomi kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan dan ilmu pemerintahan ini ingin lebih dekat dengan masyarakat. "Hari-hari kami banyak melayani kepentingan masyarakat sebab saya di LMK mupun koperasi. Tentunya dengan keterbatasan LMK kami berbuat semampunya," ucap Iwan. 

Namun, kata dia, akan berbeda bila dirinya nanti terpilih di dewan. "Aspirasi yang kami dapat dari warga akan kami tindak lanjuti sampai ada realisasinya. Kami akan kawal aspirasi masyarakat," tutupnya. 

Penuhi Janji Reses, Sahrianta Bantu Keranda jenazah

SUNGAI BAMBU - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Sahrianta Tarigan memenuhi janjinya saat reses  beberapa waktu lalu. Sahrianta, Senin (2/9/2013) memberikan sebuah keranda jenazah pada musholah Al-Khairiyah Jalan Enim Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang di terima pengurus musholah setempat.

Warga dan jamaah musholah menyambut baik pemberian bantuan tersebut sebab sejauh ini musholah belum memiliki keranda jenasah yang menjadi kebutuhan sewaktu-waktu musolah tersebut. "Terimakasih atas bantuannya kami semua menyambutnya dengan baik dan kami akan pergunakan dengan baik pula," ujar Tri Joko, pengurus Musholah AL-Khairiyah yang diamini sejumalh pengurus RT dan RW serta tokoh masyarakat yang hadir..

Sementara itu, Sahrianta mengaku pemberian keranda merupakan janjinya dirinya saat reses di wilayah tersebut. "Ya ini pemenuhan janji saya saat reses di RW  03 Sungai Bambu dimana saat itu disampaikan ada satu musholah yang membutuhkan keranda jenasah. Hari ini saya merealisasikannya," ucap Sahrianta.

Anggota dewan yang juga calon legislatif pada pemilu 2014 dari Partai Hanura ini berharap pemberiannya dapat berguna bagi masyarakat dan kedepan bukan hanya itu saja. "Saya ingin membuktikan bahwa wakil rakyat angan nongkrong di kantor saja tapi harus mau juga turun ke masyarakat dan menyerap aspirasi masyarakat. Dan ini rutin saya lakukan keliling dari satu tempat ke tempat yang lain dan nanti balik lagi ketempat semula. Seperti obat nyamuk saja, muter gitu," jelas anggota dewan dua priode itu.







masyarakat Sunga memberika bantuan sebuah alat keranda mayit pada musolah Al Ka


Andhika Santuni 1.166 Keluarga Kurang Mampu

WARAKAS - S.Andhika kader potensial Partai Gerindra DKI Jakarta yang juga sebagai anggota DPRD DKI Jakarta memberikan santunan anak yatim dan bingkisan kepada keluarga kurang mampu sebanyak 1.166 orang,  di kediamannya Jalan Warakas V Gang II Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (28/7/2013).

Pemberian itu dalam rangka buka puasa bersama warga dan kader Gerindra Jakarta Utara berlangsung meriah. Bukan hanya itu santunan dalam bentuk pemberian akte lahir, polis asuransi dan pemberian gerobak kebersihan juga dilakukan Andhika.

Hadir dan menyaksikan pada kesempatan itu Kasudin Dukcapil Jakarta Utara Edison Sianturi, Kepala Kesbangpol Jakarta Utara Abeto, Kapolsek Tanjung Priok Hartono, Danramil Tanjung Priok Kasiran, Lurah Warakas Tulus Harjo, dan ulama setempat K.H. Syahrudin serta undangan Aryo Djojohadikusumo selaku caleg Gerindra DPR RI.

"Kegiatan ini adalah rangkaian ibadah bukan semata-mata politis, kami tulus dan iklas dapat berbagi dengan saudara-saudara kita yang kurang mampu. Meski kegiatan seperti ini sudah berjalan tiga tahun kedepan kami ingin meningkatkannya lagi," ujar Andhika, yang mengaku Caleg DPRD DKI Jakarta yang siap dipilih kembali pada tahun 2014.

Alasannya, katanya, sebagai anggota dewan sejak 2009 dirinya merasa belum banyak berbuat untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jakarta khususnya Jakarta Utara. "Meski pembangunan infrastruktur mulai ada peningkatan namun di tempat lain di Warakas juga masih ada yang belum tersentuh pembangunannya. Oleh karena itu saya mohon izin, mohon doa restu dari seluruh warga agar dapat menjalankan tugas kami di legislatif lebih maksimal lagi," ucapnya.

 Fadli
Zaenal, Panitia acara tersebut mengatakan bingkisan yang diberikan kepada warga kurang mampu sebanyak 1000 paket ditambah santunan anak sebanyak 166 orang. "Angka 66 ini punya arti yaitu Partai Gerindra nomor urut 6 dan Pak Andhika juga nomor 6. Angka 1 kami harapkan Gerindra dan Pak Andhika menjadi yang terbaik di Jakarta Utara. Semoga saja dengan doa anak-anak yatim dan warga yang kurang mampu ini dapat mengakbulkan apa yang menjadi harapan kami," jelasnya.

Sementara itu, Fadli,7, salah seorang anak yang mendapatkan santunan mengaku gembira dapat santunan berupa uang. "Senang dapat kolak, nasi kotak dan uang, terima kasih Pak Andhika," ucapnya.
Foto: Andhika (kiri) bersama tamu pejabat foto bersama anak yatim

Dewan Anggap Kadis PU Lalai Tangani Banjir di Pademangan

PADEMANGAN - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhammad Sanusi yang membidangi antara lain tentang pembangunan beranggapan bahwa Dinas PU DKI lalai dalam menjalankan tugasnya. Sebab, kata Sanusi, banjir rob di kawasan Pademangan, Jakarta Utara beberapa hari lalu berasal dari luapan kali Ancol. Meski telah berlangsung cukup lama namun tindakan yang dilakukan kurang cepat.

"Kita bilang ini adalah kelalaian, kelalalaian dari Kepala Dinas PU. Harusnya sudah bisa di prediksi dan segera ditangani, jangan sampai kondisinya seperti saat ini, lamban ditangani," ujar Sanusi kepada wartawan Jakarta Utara, Senin (24/6/2013)

Penilaian Sanusi sehubungan kinerja Dinas PU DKI Jakarta dalam mengatasi banjir yang kurang maksimal. Apalagi dengan adanya rumah pompa pintu air Kampung Bandan di Jalan Lodan Raya, Ancol, Jakarta Utara yang seharusnya mampu mengurangi beban rumah pompa Jalan RE Martadinata namun belum juga dapat di operasionalkan. "Kami menyayangkan," ucapnya.

Sebelumnya, warga Pademangan berharap rumah pompa di Jalan Lodan Raya yang di bangun melalui APBD DKI Jakarta sejak tiga tahun lalu agar segera dapat di operasionalkan. Apalagi, katanya, banjir rob yang di prediksi akan kembali melanda kawasan Jakarta akan terjadi.

Sementara itu, Ketua LSM Masyarakat Peduli Pembangunan Kota (MP2K), Krisworo, sepakat bahwa kinerja Dinas PU DKI Jakarta lambat dalam menangani banjir di Pademangan. Ia juga menyesalkan keberadaan rumah pompa di Kampung Bandan tidak pula segera di gunakan.

"Keberadaan rumah-rumah pompa akan sangat menentukan bila rob kembali datang. setahu saya di kali Ancol ini ada dua rumah pompa satu di Jalan RE Martadinata yang di bangun oleh Departemen PU dan di Jalan Lodan Raya di bangun oleh Dinas PU DKI Jakarta. Banjir beberapa hari lalu karena tiga pompa di jalan RE Martadinata mengalami kerusakan sedangkan pompa di Jalan Lodan Raya sama sekali tidak digunakan, padahal barangnya masih baru," kata Krisworo.

Peduli Tukang Ojek, Ahmad Sahroni Berikan 150 Helm

Ahmad Sahrono bersama warga
KEBON BAWANG - Sekitar 150 pengojek di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara dapat tersenyum setelah mereka mendapatkan helm dari Ahmad Sahroni, Calon Legislatif (Caleg) Partai Nasional Demokrat (NasDem)  yang mengaku peduli terhadap keselamatan para pengojek di Jakarta Utara.

"Lumayan dapat helm, kebetulan helm saya sudah jelek jadi bisa di gunakan sehari-hari untuk usaha," kata Ratno, 42, salah seorang tukang ojek motor di Jalan Sungai Bambu, Kamis (20/6/2013).

Ahmad Sahroni, tergerak untuk membagi-bagikan helm kepada pengojek motor di Jakarta Utara dengan harapan pengojek dapat tertib dalam berlalulintas dan lebih sefety saat berkendara di Jalan Raya. Dia juga memotivasi para pengojek dan warga yang hadir di rumahnya di Jalan Swasembada Timur Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk tidak mudah menyerah saat menjalankan tugas, demi kebutuhan keluarganya.

Setelah beramah-tamah, para pengojek berkonvoi menuju Ahmad Sahrono Center yang berada di jalan Gadang, Jakarta Utara. Ahmad Sahroni yang merupakan kader NasDem itu juga memotivasi para pengojek dan warga yang hadir di rumahnya untuk tidak mudah menyerah saat menjalankan tugas.

Kepedulian Pria kelahiran Jakarta 8 Agustus 1977 bukan hanya itu saja, sejumlah kegiatan sosial terus dilakukan seperti pemberian bantuan sarana ibadah dan turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan keluhan dan harapan warga. Sebagai satu-satunya caleg DPR-RI berasal dari Tanjung Priok dirinya mengaku siap bekerja keras.

Caleg Sahroni Optimis Raih Suara Warga Jakarta

TANJUNG PRIOK - Calon legislatif (Caleg) dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Ahmad Sahroni optimis dirinya akan mendapatkan suara di hati warga Jakarta, pada pemilu mendatang. Pasalnya, selain dekat dan dikenal warga Jakarta ia juga aktif mensosialisasikan diri baik secara langsung maupun melalui berbagai media.

"Saya optimis karena saya lahir di Jakarta Utara. Apalagi pemilih sekarang sudah mulai memilih yang kenal dan berasal dari wilayahnya. Kalau bukan berasal dari wilayah itu, tentu tidak kenal. Dan akan kesulitan menyampaikan aspirasinya," ujar Ahmad Sahroni Caleg DPR RI Partai NasDem dapil Jakarta Utara dan Jakarta Barat, Selasa (11/6/2013).

Usai usai meresmikan Ahmad Sahroni Center di Jalan Gadang, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemarin. Sahroni berjanji dirinya maju untuk memperjuangkan kepentingan publik. "Aspirasi masyarakat harus terbuka dengan mudah dan harus mempunyai kemampuan menindaklanjutinya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem DKI Jakarta, Ade Anwar, mengingatkan Caleg NasDem agar dapat menjaga citra Partai Baru yang bersih dan amanah. "Itu salah satu modal utama kita menyongsong pemilu 2014. Partai Nasdem masih baru, ibaratnya  kertas putih. Karena itu kami sudah instruksikan seluruh kader agar jangan dikotori. Biarkan orang melihatnya putih, dan tetap putih," imbuh Ade Anwar.

Pantauan jakartautara.co, Ahmad Sahroni sepertinya sudah bertekad bulat untuk meraih suara di dapilnya. Terlihat di sejumlah lokasi di Jakarta Utara seperti Kebon Bawang, Warakas, Tanjung Priok, Cilincing dan lokasi lainnya banyak benner dan spanduk foto dirinya. Sejumlah kalangan pun banyak membicarakan sosok Ahmad Sahroni yang di kenal sebagai pengusaha muda yang dekat dengan masyarakat.


Anggota DPRD Berbagi 300 Sembako Untuk Warga Penjaringan

PENJARINGAN - Sedikitnya 300 paket sembako di bagikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Sahrianta Tarigan, kepada warga kurang mampu di lingkungan RT 16 RW 17 Kelurahan Penjaringan, tidak jauh dari lokasi waduk pluit Jakarta Utara, Jumat (7/6/2013) Siang.

Kedatanagan Sahrianta di pemukiman padat itu di sambut baik ratusan warga Penjaringan. Sebelumnya anggota dewan yang satu ini, juga melakukan kegiatan sosial di RT 12 RW 10 Pademangan dengan memberikan bantuan pembangunan jembatan. Selain itu, pemberian sumbangan material juga di lakukan untuk pembangunan Musholah Nurul Falah di lingkungan RT 13 RW 08 Kelurahan Papanggo.

"Tujuan kami berbagi kepada masyarakat sekaligus menjaring aspirasi langsung dari masyarakat. Dengan cara seperti ini kami akan mendapatkan fakta langsung dilapangan. Sebagai anggota dewan sudah kewajiban kami melayani masyarakat DKI Jakarta bukan untuk di layani masyarakat," ujar Sahrianta Tarigan.

Ia mengaku kunjungannya di Penjaringan bekerja sama dengan struktural Partai Hanura dan Perindo DKI Jakarta. "Aspirasi masyarakat mengenai pendidikan dan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat akan kami tindaklanjuti. Selain itu, banyaknya pembangunan sarana ibadah seperti musholah dan masjid. Tidak tertutup kemungkinan biaya pembangunan tersebut, lebih dari Rp 100 juta akan di masukan dalam APBD DKI Jakarta," jelasnya.

Namun, kata Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta yang juga mencalonkan diri kembali di legislatif pada pemilu mendatang itu, rencana tersebut baru akan terealisasi pada tahun 2014. "Ya kami akan perjuangkan agar pembangunan musholah dan masjid dapat di anggarkan melalui APBD," ucapnya, menegaskan.

Foto: Sahrianta Tarigan (tengah baju putih) bersama pengurus RT 13 dan pengurus Musholah Nurul Falah serta masyarakat Papanggo.
Foto: Sahrianta Tarigan saat wawancara dengan sejumlah wartawan di Penjaringan, Jakarta Utara.

Anggota Dewan Kunjungi Pembangunan Musholah Nurul Falah

PAPANGGO - Terkejut bercampur bangga demikian perasaan ratusan warga RT 013 RW 08 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pasalnya, ratusan warga saat sedang melakukan pengecoran dak lantai dua Musholah Nurul Falah, tiba-tiba di kunjungi anggota DPRD DKI Jakarta, Sahrianta Tarigan, Minggu (2/6/2013).

Kedatangan Sahrianta Tarigan yang cukup mengejutkan ratusan warga di lokasi tersebut tentu saja disambut sumringah.

"Sama sekali tidak menyangka kampung kita di kungjungi anggota dewan (DPRD) yang terhormat. Seumur-umur saya tinggal di RT 13 baru kali ini bisa melihat dan berjabat tangan langsung," kata Jumilah sekretaris RT 13/8 Papanggo.

Perasaan yang sama juga di katakan Ngadi, pengurus Musholah Nurul Falah. "Kami sedang cor untuk dak semua warga turun membantu. Kaum bapak dan remaja buat adukan semen sedangkan kaum ibu bantu masak-masak dan buat minuman yang kerjabakti," kata Ngadi.  

Ia yang juga sebagai panitia pembangunan musholah merasa bersyukur dapat di kunjungi anggota dewan. Selain itu, ia juga ucapkan terimakasih atas bantuan yang di berikan. "Sebelumnya kami tidak mengira, mungkin ada warga yang menembuskan ke Bapak Sahrianta Tarigan. Kami memang sangat membutuhkan bantuan dari dermawan. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan material ini pembangunan musholah dapat segera terselesaikan sebelum di gunakan menjelang bulan puasa," katanya.

Sementara itu, Sahrianta Tarigan yang datang memakai baju putih dengan selampang mengaku dirinya siap membela rakyat kecil. "Kami melihat masyarakat disini sangat kompak. Apalagi saat sedang membangun seperti ini, ibu-ibu dan bapak-bapaknya sibuk. (disambut tepuk tangan warga)Kami berikan sedikit bantuan tetapi jangan melihat besar atau kecil yang penting kami iklas apalagi untuk sarana ibadah," ucap pria yang di kenal dermawan karena sering memberikan makan pada pengemis dan gelandangan, di kediamannya.

Anggota komisi E DPRD DKI Jakarta yang juga bertarung dalam pemilu Legislatif dapil tiga Jakarta Utara dari Partai Hanura, pada kesempatan menyampaikan beberapa hal pada warga. "Pendidikan dan kesehatan bagi warga menjadi sangat penting bagi kebutuhan warga Jakarta. Kami yakin pada tahun mendatang kebutuhan tersebut akan lebih baik lagi," ucap Tarigan.

Ipung Gumay, yang hadir bersama Tarigan kepada warga mengaku pihaknya memberikan bantuan semen dan dana. "Bapak (Tarigan) memberikan bantuan semen 80 sak dan karena melihat warga yang begitu kompak memberikan tambahan uang Rp 2,5 juta," tuturnya.

Jadi Caleg PKB, Tokoh Masyarakat Tanah Merah Akan Lindungi Minoritas


KOJA - Ketua Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB) Jakarta Utara, Mohamad Huda secara resmi telah mendaftarkan diri sebagai calon legislatif DPRD DKI Jakarta dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Berangkat dari ketertarikannya untuk melindungi kaum minoritas serta memperbaiki sistem pemerintahan yang bersih bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, Huda siap maju sebagai caleg DPRD DKI Jakarta dengan Daerah Pemilihan (Dapil II) Jakarta Utara. Meliputi daerah Koja, Cilincing, Kelapa Gading dan Pulau Seribu.

“Alasan mendasar kenapa saya bertekat maju sebagai caleg dalam pemilu 2014 pemilu adalah momentum sebagai pengejawantahan dari sistem demokrasi dimana rakyat berhak memilih dan dipilih, karena saya befikir saat ini momentum yang penting dan harus gunakan sebaik mungkin,” ujarnya kepada wartawan, Jumat 19 April 2013.

Seperti di lansir penaOne.com, Huda menjelaskan, kenapa dirinya tertarik mencalonkan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menurutnya PKB selalu berkomitmen dan melindungi hak- hak kaum minoritas. Serta berkomitmen untuk Membela yang benar dan tetap konsisten untuk meneruskan ide dan pemikiran Gus Dur.

“PKB merupakan partai yang lahir di era Reformasi 1998 dimana salah satu pendirinya almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang kita kenal sebagai Bapak Bangsa sekaligus Mantan Presiden RI,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, PKB merupakan partai muda yang konsisten dan berkomitmen untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, menegakkan kedaulatan rakyat, dan mewujudkan pemerintahan yang demokratis. “Sebagai partai yang bersih dan terpercaya, melaksanakan pembangunan nasional untuk kemakmuran rakyat tanpa membedakan suku, agama, ras ataupun golongan,” tandasnya.

Menurutnya, pemilu 2014 adalah momentum yang tepat bagi pemuda dalam mengambil peran strategis dan ikut sebagai caleg yang nantinya akan terlibat secara aktif dalam mentukan kebijakan dalam pemerintah yang akan datang.

Pemerintahan yang akan datang banyak diisi oleh pemuda, lanjut Huda, pemilu juga memberikan ruang bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali untuk menggunakan haknya dalam menentukan pilihan. “Pemilu adalah sarana atau ruang partisapasi publik dalam menentukan masa depan bagi perjalanan pemerintah yang akan datang,” pungkasnya. 

DPRD Akan Perjuangkan Kantor Kelurahan Koja

KOJA - Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah, berjanji akan memperjuangakan aspirasi masyarakat Koja, Jakarta Utara untuk memiliki kantor kelurahan yang standar. Hal itu, di sampaikan Maman dalam masa reses Anggota legislatif itu, di Balai Warga RW 11 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (01/04/2013) malam.

“Terkait dengan aspirasi masyarakat yang menginginkan pembangunan kantor Kelurahan Koja. saya akan menyampaikan hal ini kepada mitra kerja kami di Komisi C DPRD DKI Jakarta," ucap Maman Firmansyah.

pada kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa kunjungan ke wilayah Koja dimaksudkan untuk mendengar langsung dan menyerap aspirasi masyarakat, dimana kegiatan reses DPRD DKI Jakarta dilaksanakan setiap 3-4 bulan seklai secara berkala.

"Dalam pembangunan masyarakat harus berperan aktif baik melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) maupun menyampaikan pembangunan saat reses seperti ini. Dengan semakin banyak informasi yang kami dapat. Harapan kami pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas," jelasnya.

Sebelumnya, Rahmad, tokoh masyarakat RW 11 Koja, berharap agar DPRD dapat mendorong pembangunan Kantor Kelurahan Koja yang lebih representatif. Dimana rencananya pembangunan kantor kelurahan berada di area rusun susun ( rusun ) Sindang RW 09 Kelurahan Koja. "Kami sangat berharap DPRD DKI Jakarta dapat memperjuangkan keinginan masyarakat Koja agar memiliki kantor Kelurahan yang standar dan dekat dengan pemukiman warga," harapnya.

Reses anggota dewan yang di hadiri tokoh masyarakat, LMK, para Ketua RW/RT, PKK, Karang Taruna dan Lurah Koja Muhammad Andri berjalan tertib. Dengan mengangkat tema menyambung silahturahmi, menyerap informasi dan aspirasi masyarakat.

Dewan Kecewa Komputer Lab Bahasa SMAN 73 Belum Berfungsi


Sejumlah anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dalam rangka melakukan kunjungan kerja (kuker) meninjau keberadaan Ruang Lab Bahasa SMAN 73 Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (18/10), pada kunjungan itu Dewan merasa kecewa.  Pasalnya, dalam Ruang Lab Bahasa dimana terdapat 40 komputer dan perangkatnya tidak dapat di operasionalkan sebagaimana mestinya.  

"Kami secepatnya akan memanggil Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Utara sehubungan komputer dan perangkat yang berada dalam ruang Lab Bahasa SMAN 73 namun belum juga dapat digunakan. Kami sangat kecewa mengapa komputer-komputer itu tidak dapat digunakan. Padahal alat itu sangat menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah," ujar salah seorang Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Sahrianta Tarigan.

Sahrianta bersama rekan Anggota Komisi E, Nawawi, dan lainnya mengaku sengaja melakukan kuker disekolah tersebut atas adanya laporan masyarakat yang meminta pihaknya untuk melakukan sidak atas keberadaan komputer mubajir itu. "Jangan sampai barang yang sudah dibeli dengan biaya yang cukup mahal namun manfaatnya tidak dirasakan baik oleh guru maupun anak didiknya. Jelas kami tidak puas atas kinerja perusahaan yang melakukan pengadaan alat ini. Mereka tidak dapat menunjukan hasil kerja yang maksimal dan sepertinya kurang transparan sehingga sekolah juga tidak dapat menggunakannya," ucapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta yang meliputi kegiatan Sosial, Pendidikan dan Kesehatan. Selain itu juga meliputi bidang Olah Raga dan Pemuda, Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, Perpustakaan dan Arsip Daerah, RSUD dan RSKD, Mental dan Spiritual. 

"Pendidikan adalah bagian dari tugas kami di komisi E. Kami akan cek semua sekolah yang mengadakan alat serupa baik di Sudin Dikmen maupun Sudin Dikdas," tandas Sahrianta.

Sementara itu, Kepala sekolah SMAN 73, Hamimah.M, mengaku terkejut atas kunjungan anggota Dewan di sekolahnya. "Kami baru tahu tadi pagi, sebelumnya tidak ada pemberitahuan," kata Hamimah.

Pihak sekolah itu membenarkan bahwa keberadaan komputer 'canggih' telah di terima sejak Bulan Agustus lalu sebanyak 40 unit, namun belum juga dapat dioperasionalkan. "Kalau tidak salah sekitar bulan puasa komputer lab itu di rakit dan diselesaikan. Kami memang akan diberitahu cara penggunaanya namun sampai sekarang tidak juga dilaksanakan," akunya.

Padahal, kata dia, pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah guru bahasa untuk mendapatkan pengarahan cara menggunakan komputer 'canggih' itu. "Kalau komputer biasa sih kami juga tidak repot-repot menggunakannya tetapi komputer yang baru di ruag lab ini kan beda dan cukup canggih," ucap Hamimah didampingi Wakil sekolah, Marjuki. 

Laporkan Jika RSUD Pungut Biaya Bagi Warga Miskin

ilustrasi/google.com
Bagi warga miskin yang tak punya kartu Gakin untuk berobat tak perlu kuatir lagi, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menegaskan mulai tanggal 20 Juli 2012 pemegang SKTM maupun Manula yang berobat kerumah sakit pemerintah tak perlu mengeluarkan biaya apapun alias gratis total.

"jadi bukan cuma pemegang kartu gakin yang berobat gratis, pemegang SKTM dan Lansia dengan KTP saja gratis di RSUD" ujar Bambang Suheri Kasudin Kesehatan Jakarta Utara.

Senada disampaikan Drs Sarianta Komisi E DPRD DKI Jakarta bahwa warga Jakarta, mereka yang tidak mampu atau miskin namun tak punya kartu gakin atau lansia tidak perlu cemas karena fasilitas berobat di RSUD tak lagi dibebankan biaya apapun.Semua ditanggung Pemerintah Daerah.

"jadi kalau masih ada pihak RSUD di Jakarta yang memungut biaya berobat segera laporkan dan kami akan menindaknya" tuturnya

Ditambahkan,mekanisme pelaporan jika ada pungutan segera dilaporkan ke UPT Jamkesda dan Suku Dinas kesehatan di tingkat kotamadya.

Fauzi Bowo Buka Festival Sunda Kelapa

 
PADEMANGAN- Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo membuka festival sunda kelapa yang di gelar di Pelabuhan Sunda Kelapa,ancol Jakarta Utara. Setelah menyelesaikan kesibukkannya dalam Pilkada kemarin, Bang Kumis disambut ribuan warga Jakarta Utara.

" Festival Sunda Kelapa ini sangatlah memberikan dampak bagi daerah pesisir untuk mengembangkan kawasan wisatanya menjadi nilai ekonomi. Dan kegiatan harus dipertahankan" ujar Fauzi Bowo yang disambut berbagai atraksi budaya pesisir

Fauzi Bowo juga melakukan kunjungan ke stand-stand yang menampilkan berbagai produk unggulan pesisir Jakarta Utara maupun stand daerah pesisir seperti stand pekalongan, Cirebon,Lampung dan lainnya. Fauzi Bowo juga makan bersama pengunjung guna mendekatkan diri kepada warganya yang datang ke festival

"tidak usah jauh-jauh cari liburan, Festival wisata pesisir ini bisa menjadi pilihan" kata Fauzi sesaat berbincang dengan warga.

Festival Sunda Kelapa ini digelar selama 3 hari. Hadir juga dalam festival ini Bambang Sugiono Walikota Jakarta Utara,Neneng Hasanah dan Andika dari DRRD DKI Jakarta dan tokoh masyarakat Jakarta Utara.

DPRD Buleleng Belajar Tanam Mangrove ke Jakut

SEKKO Jakarta Utara Tri Kurniadi menerima anggota DPRD komisi B Kabupaten Buleleng, Bali, bidang kehutanan yang di Ketuai Putu Mangkubudiase di Ruang Fatahilah Lantai 2, Kantor Walikota, Rabu(30/11/11). Kedatangan anggota DPRD Kabupaten Buleleng bermaksud Ingin mengetahui cara pengolahan tanaman mangrove hingga menjadi hutan mangrove yang baik. 
 
Dalam sambutannya Sekko Jakarta Utara Tri Kurniadi menjelaskan, bahwa penanaman mangrove di DKI Jakarta, Khususnya Jakarta Utara sudah berlangsung dari tahun 2007. Daerah pemeliharaan serta pengembangan tanaman Mangrove yaitu Taman Suaka Margasatwa Muara Angke, luasnya mencapai 25,02 hektare. Selain ditumbuhi tanaman bakau atau Mangrove, daerah ini juga di huni berbagai macam satwa khas hutan bakau seperti burung Sikatan, burung Prenjak Jawa bahkan monyet jenis ekor panjangpun dapat ditemukan di kawasan ini.

"Penanaman dan pelestarian tanaman Mangrove dilakukan pemerintah daerah serta pemerintah pusat, dan dukungan dari stake holder dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) ikut serta dalam penanaman tanaman Mangrove," ujar Sekko.

Lanjutnya Sekko menambahkan, selain melestarikan lingkungan yang ada di Jakarta Khususnya Jakarta Utara. Tanaman Mangrove juga sangat berguna untuk Wilayah Jakarta Utara, karena menurut data yang ada wilayah Jakarta Utara sudah di bawah permukaan laut, diharapkan tanaman mangrove ini dapat mencegah terjadinya banjir Rob (Banjir Pasang Air Laut) yang diakibatkan turunnya permukaan tanah. "Dengan adanya hutan Mangrove diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir Rob yang sering terjadi di kawasan kami," jelas Sekko.

Sementara Jaja Suarja, selaku Kasudin Pertanian dan Kehutanan Jakarta Utara menuturkan, Salah satu Upaya Pemerintah Kota untuk masyarakat, adalah mengikutsertakan dan pemberdayaan masyarakat agar ikut melestarikan tanaman Mangrove. "Karena buah mangrove dapat dijadikan makanan olahan yang dapat menambah penghasilan masyarakat sekitar dari hasil penjualan hasil olahan tersebut," ujarnya.

 
 
Copyright © 2014 JAKARTA UTARA. All Rights Reserved. Powered by Lintas Daerah
Template by Creating Website and Kang Lintas